Memahami perbandingan harga gelas non volumetrik sangat penting bagi staf purchasing, manajer lab, hingga tim keuangan yang ingin menyusun anggaran alat seperti beaker, erlenmeyer, dan tabung reaksi dengan kisaran harga Rp10.000 hingga Rp300.000 per unit atau lebih untuk brand impor. Apa saja perbedaan harga antar merek? Mengapa material seperti borosilikat lebih mahal dibanding soda-lime? Kapan sebaiknya membeli dalam jumlah grosir? Di mana mendapatkan harga terbaik? Siapa supplier terpercaya? Dan bagaimana memilih paket yang efisien? Artikel ini menyajikan perbandingan lengkap sebagai alat bantu pengambilan keputusan pembelian.
Perbandingan Harga Beaker Glass: Brand Lokal vs Impor
Berikut gambaran perbandingan harga gelas non volumetrik khusus beaker glass berdasarkan brand:
| Jenis Beaker | Kapasitas | Harga Satuan | Harga per Lusin |
|---|---|---|---|
| Lokal (Borosilikat) | 100 ml | Rp25.000 – Rp40.000 | Rp280.000 – Rp450.000 |
| Lokal (Borosilikat) | 500 ml | Rp50.000 – Rp80.000 | Rp550.000 – Rp900.000 |
| Impor (Iwaki/Duran/Herma) | 100 ml | Rp80.000 – Rp120.000 | Rp900.000 – Rp1.300.000 |
| Impor (Iwaki/Duran/Herma) | 500 ml | Rp150.000 – Rp250.000 | Rp1.700.000 – Rp2.800.000 |
Insight:
- Produk lokal lebih ekonomis untuk kebutuhan umum
- Brand impor unggul dalam konsistensi kualitas dan daya tahan
Informasi mendalam mengenai varian produk yang sesuai untuk kebutuhan laboratorium instansi tersedia lengkap di rekomendasi gelas non volumetrik terbaik
Perbandingan Harga Erlenmeyer & Tabung Reaksi
Selain beaker, berikut perbandingan harga alat gelas lainnya:
Erlenmeyer Flask
| Kapasitas | Harga Satuan | Harga Grosir |
|---|---|---|
| 100 ml | Rp30.000 – Rp60.000 | Rp300.000 – Rp650.000 / lusin |
| 500 ml | Rp70.000 – Rp150.000 | Rp750.000 – Rp1.600.000 / lusin |
| Impor | Rp120.000 – Rp300.000 | Rp1.500.000+ / lusin |
Tabung Reaksi
| Ukuran | Harga Satuan | Harga Grosir |
|---|---|---|
| 10–20 ml | Rp10.000 – Rp20.000 | Rp100.000 – Rp200.000 |
| 25–50 ml | Rp20.000 – Rp50.000 | Rp200.000 – Rp500.000 |
Dalam perbandingan alat gelas lab, tabung reaksi merupakan opsi paling ekonomis, sedangkan erlenmeyer memiliki variasi harga tergantung kapasitas dan material.
Perbandingan Paket Bundling Glassware
Untuk efisiensi anggaran, banyak instansi memilih paket bundling. Berikut contoh paket praktikum dasar:
Paket Hemat Laboratorium Kimia Dasar
| Item | Qty | Estimasi Harga |
|---|---|---|
| Beaker 250 ml | 12 pcs | Rp600.000 – Rp1.200.000 |
| Erlenmeyer 250 ml | 12 pcs | Rp700.000 – Rp1.500.000 |
| Tabung Reaksi | 24 pcs | Rp250.000 – Rp600.000 |
| Aksesoris (rak, sikat) | 1 set | Rp200.000 – Rp500.000 |
| Total | – | Rp1.750.000 – Rp3.800.000 |
Keuntungan bundling:
- Harga lebih hemat dibanding beli satuan
- Memudahkan pengadaan awal laboratorium
- Cocok untuk sekolah, kampus, dan lab baru
Dapatkan kepastian harga resmi dan jaminan legalitas unit untuk kebutuhan tahun 2026 pada etalase resmi Shakti Prima Nusantara di INAPROC.
Faktor yang Mempengaruhi Harga
Dalam perbandingan harga gelas non volumetrik, ada beberapa faktor utama yang menentukan harga:
1. Material
- Borosilikat: lebih mahal, tahan panas & kimia
- Soda-lime: lebih murah, untuk penggunaan ringan
2. Merek
- Brand impor (Iwaki, Duran, Herma) → harga lebih tinggi
- Brand lokal → lebih ekonomis dengan kualitas kompetitif
3. Ketebalan & Kualitas Produksi
- Kaca lebih tebal dan presisi → harga lebih tinggi
- Produk tipis → lebih murah namun kurang tahan lama
4. Volume Pembelian
- Pembelian grosir → harga lebih murah
- Satuan → harga relatif lebih tinggi
Strategi Efisiensi Anggaran Pengadaan
Bagi staf keuangan dan purchasing, memahami perbandingan harga gelas non volumetrik dapat membantu:
- Menentukan prioritas pembelian
- Memilih antara lokal vs impor
- Mengoptimalkan pembelian dalam jumlah besar
- Menghindari pemborosan akibat salah spesifikasi
Tips praktis:
- Gunakan borosilikat untuk kebutuhan jangka panjang
- Pilih soda-lime untuk penggunaan edukasi
- Pertimbangkan paket bundling untuk efisiensi
Solusi Pengadaan Terintegrasi

Sebagai mitra pengadaan, Shakti Prima Nusantara menyediakan berbagai kebutuhan glassware laboratorium dengan pendekatan efisien:
- Pilihan produk lengkap (beaker, erlenmeyer, tabung reaksi)
- Harga kompetitif untuk pembelian grosir
- Konsultasi spesifikasi sesuai kebutuhan
- Distribusi ke seluruh Indonesia
Untuk kebutuhan skala besar, Anda dapat menghubungi tim untuk mendapatkan penawaran khusus dan penyesuaian anggaran.
FAQ: Perbandingan Harga Gelas Non Volumetrik
1. Apa itu gelas non volumetrik?
Gelas non volumetrik adalah alat gelas laboratorium yang tidak digunakan untuk pengukuran volume secara presisi tinggi, seperti beaker glass, erlenmeyer, dan tabung reaksi. Alat ini lebih difungsikan untuk pencampuran, pemanasan, dan penyimpanan sementara.
2. Mengapa perbandingan harga gelas non volumetrik penting?
Perbandingan harga gelas non volumetrik membantu staf purchasing dan manajer lab menentukan pilihan terbaik berdasarkan anggaran, kualitas, dan kebutuhan operasional, sehingga pengadaan lebih efisien dan tepat sasaran.
3. Berapa kisaran harga beaker glass terbaru 2026?
Harga beaker glass 2026 bervariasi tergantung kapasitas dan merek:
- Lokal: mulai dari Rp25.000 – Rp80.000
- Impor: mulai dari Rp80.000 – Rp250.000
Harga grosir biasanya lebih murah hingga 20–40%.
4. Apa perbedaan harga borosilikat vs soda-lime?
Dalam perbandingan harga gelas non volumetrik:
- Borosilikat: lebih mahal karena tahan panas dan bahan kimia
- Soda-lime: lebih murah, cocok untuk penggunaan ringan
Pemilihan tergantung kebutuhan intensitas penggunaan laboratorium.
5. Apakah lebih hemat membeli alat gelas lab secara grosir?
Ya, pembelian grosir atau bundling dapat menghemat biaya secara signifikan dibandingkan pembelian satuan. Ini sangat direkomendasikan untuk sekolah, kampus, dan laboratorium baru.
Melalui perbandingan harga gelas non volumetrik, Anda dapat melihat bahwa harga sangat dipengaruhi oleh material, merek, dan volume pembelian. Produk lokal cocok untuk efisiensi anggaran, sementara produk impor menawarkan kualitas premium. Dengan strategi yang tepat, pengadaan alat laboratorium bisa menjadi lebih hemat tanpa mengorbankan kualitas.